Thursday, March 03, 2011

Analisa Suara beep (bip) pada komputer

Ardian Bumi / / 0
Saat komputer dihidupkan, BIOS
melakukan POST (power-on self
test). POST diperlukan untuk
memastiakn sistem berfungsi
sebagaimana mestinya dan juga
mencari informasi hardware apa
saja yang ada pada komputer. Saat
BIOS mendeteksi ada masalah pada
POST, BIOS akan mengirim pesan
kesalahan (Error Message).
Suara “BIP” tunggal saat proses
booting setelah tampilnya pesan
startup pada monitor adalah normal
dan tidak ada kegagalan.
Bip yang dimaksud disini adalah
yang dihasilkan pada saat proses
POST belum selesai dan belum ada
informasi apapun yang ditampilkan
pada layar. Kode bip BIOS
bergantung pada type BIOS yang
Anda miliki. Yang populer adalah
AMI dan AWARD BIOS.

Untuk AMI BIOS
1x Suara Bip
Kegagalan refresh DRAM. Sistem
mempunyai masalah mengakses
memori untuk merefreshnya.
2x
Kegagalan rangkaian parity. Hal ini
kemungkiinan disebabkan adanya
masalah pada memori atau
motherboard. Pada data yang
ditransmisikan dalam komputer,
biasanya ditambahkan parity bit
yang berfungsi untuk mendeteksi
dan koreksi error. Pekerjaan ini
dilakukan rangkaian parity yang
terdapat dalam komputer.
3x
Kegagalan base memori 64K. Base
memori 64K adalah 64 KB memori
yang pertama pada RAM. Kegagalan
ini bisa disebabkan slot memori
yang dikelompokkan dalam modul
memiliki chip rusak. Hal ini
berhubungan dengan kerusakan
motherboard.
4x
Kegagalan System Timer.
Kemungkinan terdapat kesalahan
pada satu atau lebih timer yang
digunakan untuk mengontrol
fungsi-fungsi pada motherboard.
5x
Kegagalan Prosesor. Dapat disebabkan oleh panas berlebih, atau karena prosesor tidak terpasang
dengan benar kedalam socketnya.
6x
Kegagalan pada Chip pada
motherboard yang mengendalikan
keyboard Anda.
7x
Kesalahan Prosesor.
8x
Kegagalan baca/tulis memori
display.
9x
Kerusakan BIOS
10x
Kesalahan CMOS.
11x
Kerusakan cache Memori.

AWARD BIOS
1 bip Panjang
Masalah pada memori.
1 bip panjang, dan 2 bip pendek
Kesalahan Sistem video. BIOS tidak
dapat mengakses sistem video
untuk menuliskan pesan ke layar.
Kemungkinan terjadi kesalahan
pemasangan pada video card.
1 bip panjang, dan 3 bip pendek
Sama seperti di atas. Terjadi
kesalahan pada sistem video.
Suara bip sambung
menyambung
Dapat disebabkan memori atau
video card.

Berikut tipe-tipe beep dan
kesalahan pada hardware
komputer :
1. Bunyi ‘beep’ pendek 1 kali,
mengindikasikan bahwa komputer anda telah berjalan sempurna dan
berhasil menghidupkan semua
komponen yang dibutuhkan untuk
proses boot-up komputer. Jika
bunyi satu kali ini yang terdengar
tetapi PC anda tidak juga menyala,
langkah yang pertama harus anda
lakukan adalah cek kabel VGA yang
terhubung antara CPU dengan
monitor, apakah sudah terpasang
dengan benar atau tidak, atau coba
cek monitor anda, apakah monitor
anda sudah berfungsi dengan baik
atau tidak. Sebaliknya, jika komputer
berhasil menyala tetapi tidak ada
suara ‘beep’ sebelumnya…coba
anda cek internal speaker pada
motherboard anda, atau cek
motherboard atau bila perlu silahkan
cek setingan pada bios anda.
2. Bunyi ‘beep’ pendek 2 kali,
artinya ada masalah pada
konfigurasi atau seting pada CMOS.
Coba anda reset CMOS dengan
memindah jumper pada clear CMOS
kemudian booting ulang.
3. Bunyi ‘beep’ panjang 1 kali dan
pendek 1 kali, artinya ada masalah
pada perangkat keras, seperti
Motherboard atau Memory anda,
coba cek ulang apakah kedua
perangkat tersebut masih bisa
berfungsi/terpasang dengan baik
atau tidak.
4. Bunyi beep panjang 1 kali dan
pendek 2 kali, artinya ada masalah
pada monitor atau VGA Card.
5. Bunyi ‘beep’ panjang 1 kali dan
pendek 3 kali, artinya ada masalah
pada Keyboard, coba cek keyboard
anda, atau coba kencangkan
sambungan kabel dari keyboard
yang biasanya terpasang ke port
serial, ps2, ataupun usb.
6. Bunyi ‘beep’ panjang 1 kali dan
pendek 9 kali, artinya ada masalah
pada ROM BIOS.
7. Bunyi ‘beep’ panjang terus-
menerus, artinya ada masalah di
Memory anda silakan cek kembali
apakah RAM terpasang dengan
benar.
8. Bunyi ‘beep’ pendek terus-
menerus, artinya ada masalah
penerimaan tegangan (power).
9. Pada beberapa merk
Motherboard akan mengeluarkan
bunyi ‘beep’ beberapa kali apabila
temperatur processornya terlalu
tinggi (panas).
Penanganannya
Ada beberapa pedoman umum
yang dapat digunakan untuk setiap
BIOS. Pedoman umum ini hanya
dapat digunakan untuk kesalahan
yang terdeteksi sebelum dan saat
Power On Self Test (POST).
Kita sudah mengenal prosedur yang
dilakukan komputer saat mulai
dihidupkan, dan ini akan sangat
membantu dalam mendiagnosa
masalah yang ada. Pertama kali saat
komputer dinyalakan, power supply
akan mengirimkan daya ke semua
komponen. Bila pada saat
dinyalakan tidak ada reaksi apapun,
maka periksalah power supply
internal yang terletak pada komputer
Anda.
Untuk mengetesnya, kita bisa
menggunakan LED (Light Emiting
Diode) dan kemudian pasang pada
POWER LED connector. Jika nyala,
berarti power supply masih bagus.
Kemudian, jika semua komponen
sudah mendapat daya yang cukup,
prosesor akan bekerja mencari
intruksi. Ia akan mencari intruksi ini
pada ROM BIOS. Untuk prosesor,
kemungkinannya adalah panas yang
berlebih akibat overclock atau posisi
tidak sempurna. Untuk BIOS,
kemungkinannya kecil bahwa letak
chip BIOS tidak sempurna. Cek BIOS
dapat dilakukan pada komputer lain.
Beberapa virus sudah dapat
merusak program BIOS. Jika POST
mau berlanjut tapi tidak selesai,
kemungkinan besar masalah ada
pada motherboard. Untuk yang ini,
ada beberapa langkah yang harus
dilakukan :
Jika PC tidak mau booting sama
sekali, pastikan komponen minim
sudah terpasang, yaitu prosesor,
memori terisi dengan tepat, video
card, dan sebuah drive, dan
pastikan semua komponen ini
terpasang dengan benar.
Komponen yang tersolder tidak
boleh ada
yang hilang.
Lepaskan komponen-komponen
yang tidak wajib, seperti ekspansi
card, periferal eksternal seperti
printer, scanner dan lain-lain, karena
pemasangan yang tidak benar dapat
menyebabkan I/O error. Kemudian
hidupkan sistem, dan coba pasang
satu-persatu card tersebut untuk
mengujinya.
Cek ulang setting jumper pada
motherboard. Pastikan tipe
prosesor, bus speed, multiplier, dan
jumper tegangan. Dan pastikan juga
jumper BIOS berada pada posisi
semestinya.
Ubah setting BIOS ke setting default
untuk memastikan masalah tidak
terletak pada setting BIOS yang
berlebihan. Contohnya dengan
menurunkan read/write access time
memori dan hard disk. Cek semua
koneksi kabel pada motherboar sudah benar. Cek apakah ada
komponen yang mengalami panas
berlebih. Jika ada, ubah setting BIOS
dan setting yang lebih rendah.
Penanganannya
Untuk kasus 1, 2, dan 3 kali bunyi
bip, cobalah perbaiki posisi memori
dahulu. Jika masih terjadi, ada
kemungkinan memori rusak. Ganti
dengan memori baru. Untuk 4, 5, 7
dan 10 kali bip, motherboard rusak
dan harus diperbaiki atau diganti.
Untuk 6 kali bip, coba perbaiki posisi
chip keyboard controller. Jika masih
ada error, gantilah chip keyboard
tersebut. 8 kai bip menandakan
memori error pada video adapter.
Ganti video card. 9 kali bip
menandakan kegagalan chip BIOS.
Biasanya bukan disebabkan posisi
kurang sempurna. 11 kali bip, ganti
cache memori.

http://computer-
outlet.wordpress.com

Ardian Bumi


Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Ut odio. Nam sed est. Nam a risus et est iaculis adipiscing. Vestibulum ante ipsum faucibus luctus et ultrices.
Follow me @Bloggertheme9

0 komentar:

Terima kasih udah mau mampir dan yang ikhlas berkomentar.
Blog yang hanya beraktifitas lewat "hape" ini akan selalu banyak kekurangan, jadi sangat susah untuk menyertai "post pict".
Salam pembelajar.

Alternate

Published By Gooyaabi Templates | Powered By Blogger