Friday, May 06, 2011

tetap beradab, jauhi tiang dan tembok.

Ardian Bumi / / 10
hari jum'at tiba lagi boy. mandi trus siap-siap deh berangkat jum'atan. setelah sampai di masjid, duduk manis trus gak lama kemudian "ngangguk-ngangguk" udah kayak pengen merem aja nh mata sekalian nyari PW (posisi wuenak). kebanyakan seh pada gitu semua deh. apalagi kita-kita yang masih labil dengan iman yang juga kecil, huft. semoga saja ini hanya perasaanku saja. karena aku yakin diluar sana begitu banyak para remaja dengan gendongan iman dan tauhid yang tidak diragukan.

waktu khutbah pun di mulai khotib dengan, "Assalamu'alaikum warohmatullohi wabarokatuh" dan mulailah disini setan beroperasi a la pasukan FBI. menabur pasir dimata, menebar paku di sekitar posisi duduk yang langsung direspon dengan rasa ngantuk dan nyari sandaran atau malah gak bisa diem, goyang terus. hyperaktif deh.

sedikit tips buat yang gak bisa diem atau yang suka tidur di majelis dakwah.
1. harus bisa jadi pendengar yang baik, seolah-olah kita mendengar ceramah dari ustad yang lagi tenar gitu.
2. mesti fokus dan anggap aja apa yang di bicarakan itu adalah baru pertama kali mendengarnya, meskipun sudah pernah kita dengar berkali-kali.
3. jangan duduk dekat tiang masjid atau tembok masjid, intinya jangan sampe punggung ini nyandar oke, (khusus buat remaja, kalo udah tua ada pemakluman lho).
4. coba jangan duduk berdekatan dengan "si ember" yang gak tau sikond. ntar malah di ajak cerita film drama korea yang lagi tenar. huhuhu.

cuma itu yang sedikit saya ngerti. kapan-kapan insya Allah semoga kita selalu ditambahkan pikiran sehat dan positif.
salam remaja muslim indonesia.

Ardian Bumi


Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Ut odio. Nam sed est. Nam a risus et est iaculis adipiscing. Vestibulum ante ipsum faucibus luctus et ultrices.
Follow me @Bloggertheme9

10 comments:

  1. manusia seyogyanya tetap dijalan yang lurus dan beradab tapi di jaman yang serba modern sekarang ini sudah kurang keberadabannya

    ReplyDelete
  2. warsito@ oke mas, jaman semakin menua dan akan terus mendekati titik jenuhnya.

    ReplyDelete
  3. assalamu'alaikum Kang,
    sebelum berangkat mandi yang benar, pakaian yang bersih dan benar, niat yang benar maka Insya Alloh kita mampu "mendengar" dengan benar isi kutbah.

    ReplyDelete
  4. pak ies@ wa'alaikum salam pak. Subhanallah, ternyata manusia itu tempatnya lupa, semoga kita selalu diingatkan dari hal kecil hingga yang besar.
    Terima kasih pak telah mengingatkan.

    ReplyDelete
  5. si Setan emang gak mau liat orang ibadah.... sip, tipsnya bagus banget

    ReplyDelete
  6. aina@ oke mbak..
    Tapi betul kata pak ies, awal yang harus diperhatikan juga. :-)

    ReplyDelete
  7. nambahin dikit ya, sesuai hadis sebaiknya diusahakan di shaf depan. mungkin bisa mencegah ngantuk .. nice sharing :)

    ReplyDelete
  8. kirana@ yarp yarp yarp. Shaf depan kalo gak salah di ibaratkan seperti kurban (sapi).
    Makasih mbak.

    ReplyDelete
  9. khotibnya suka ceramah panjang, padahal 15 menit kan cukup

    ReplyDelete
  10. rio@ yarp, betul th mas, emang ada khatib yang suka panjang banget ceramahnya. Seharusnya sama2 ngerti.

    ReplyDelete

Terima kasih udah mau mampir dan yang ikhlas berkomentar.
Blog yang hanya beraktifitas lewat "hape" ini akan selalu banyak kekurangan, jadi sangat susah untuk menyertai "post pict".
Salam pembelajar.

Alternate

Published By Gooyaabi Templates | Powered By Blogger