Sunday, June 05, 2011

Pengalama Pertama ku, finding a job

Ardian Bumi / / 8
ketika terlihat sebuah kantor bertingkat dua yang kuanggap itu merupakan kantor yang cukup besar. di bagian depannya terlihat begitu banyak kendaraan pengunjung atau karyawan, yang pasti itu belum aku tahu pastinya. aku pun menuju bagian depan di dalam ruangan itu. dan ada masuk dengan langkah pasti.

"ada apa mas" tanya salah seorang karyawati di dekat meja. kebiasaan lama ku pun mulai kambuh, selalu saja tak bisa tenang ketika menghadapi seorang wanita, rasanya lebih baik ketemu setan dari pada harus berbicara dengan perempuan. (apalagi yang menurutku itu cantik), maaf kan lah hamba mu yang dhaif ini ya ALLAH.
aku mulai tarik nafas beberapa kali untuk menjawab dan berusaha tenang. huhh.
"begini mbak. kira-kira disini ada lowongan (kerja) gak mbak"
"owh, ada mas. kalo gak buru-buru sekalian aja temuin pak ....."
setelah bertanya dimana letak ruangan bapak tersebut akhirnya langsung ke TKP.
tidak sulit untuk menemukannya, yang hanya berada di sudut ruangan di lantai dua.

awal bertemu dengan beliau, yang paling kuingat adalah tahi lalat di hidung. karena namanya pun aku tak ingat. subhanallah, kata-kata yang teduh seraya mengulurkan tangan. kemudian kusambut. setelah masalah ku katakan dan mengajukan surat permohonan. aku serasa ingin berlama-lama diruangan itu, tak tau kenapa. mungkin karena jarang nemuin yang namanya AC (air conditioner) jadinya gini deh. kampungannya gak bisa di ilangin. kembali ke pembicaraan, dan akhirnya aku pamit untuk keluar karena terlihat beliau juga sedang sibuk.
"wassalamu 'alaikum pak"
dan dijawab pula oleh si bapak.

sekarang aku hanya berharap dan berdo'a, jika rizki ku berada di kantor itu maka mudahkanlah ya Allah. namun jika tidak, maka gantikanlah dengan rahmat dan jalanMU yang lain. semoga dalam ikhtiarku ini tidak berlebihan.

I NEED A JOB | DALAM BERKAH MU

Ardian Bumi


Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Ut odio. Nam sed est. Nam a risus et est iaculis adipiscing. Vestibulum ante ipsum faucibus luctus et ultrices.
Follow me @Bloggertheme9

8 comments:

  1. Pengalaman yang tak terlupakan ketika pertama kali finding a job. Kita tentunya berharap bahwa tenaga kerja Indonesia mempunyai skill yang bagus, disiplin, tipe pekerja keras, dapat bekerja sama dengan yang lain, kreatif, berani mengambil inisiatif yang positif bagi kemajuan perusahaan, terus meningkatkan kemampuan diri dengan 'belajar dan belajar' dan sebagainya. Semoga sukses. Terus berikhtiar dan berdoa kepada Yang Maha Kuasa semoga dikaruniai kemudahan dan kesuksesan, amin.

    ReplyDelete
  2. Semoga saja berhasil, jika itu sudah rejeki yang ditulis untuk kita pasti gak akan kemana.
    Jika tidak berkesempatan maka lapang dada saja...mungkin ditempat lain ada yang terbaik sudah menunggu.
    Tetap semangat dan berdoa...usaha tenpat lain juga ..biar ada pilihan

    ReplyDelete
  3. Wahyono@ setuju mas, semoga bisa lebih kreatif dan pastinya dengan selalu terus belajar dan belajar terus.
    amin.

    Ibudini@ amin, ia mbak.
    Berharap seh gitu, terus jadi inget inget kata pak ies, sesuatu itu dimulai dari nol. Jika disini tak ada kenapa tidak mencari yang lain.

    ReplyDelete
  4. semoga berhasil mas,..jika satu pintu tertutup maka pintu lain akan terbuka,..wish u lucky this moment ...:D

    ReplyDelete
  5. Semoga apa yang diharapkan bisa di ridhoi Allah SWT, mas... jika memang rejekinya disitu, pasti nggak akan kemana kok mas :)

    semangaattt...

    ReplyDelete
  6. satu atau dua bahkan tiga langkahpun, di situlah sebenarnya proses. Proses yang insya Allah dan mudah2an di hargai oleh sebuah keberhasilan menuju jalan kebaikan.. Tuhan tidak mencintai hasil atau pencapaian sesorang tp tuhan lbh mencintai proses dimana sesorang bsa hadir di tengah keberhasilanya...

    ReplyDelete
  7. kenia huwada - sukadi@ terima kasih. Insya Allah terus semangat dan berusaha.

    ReplyDelete
  8. yayaks@ wah, setuju mas. Pembelajaran didalam proses dan ada untuk proses. Bahkan kasihan sekali anak orang kaya yang tidak merasakan bagaimana susahnya orang tua mereka dalam proses. Yang menyebabkan perendahan rasa.

    ReplyDelete

Terima kasih udah mau mampir dan yang ikhlas berkomentar.
Blog yang hanya beraktifitas lewat "hape" ini akan selalu banyak kekurangan, jadi sangat susah untuk menyertai "post pict".
Salam pembelajar.

Alternate

Published By Gooyaabi Templates | Powered By Blogger